Pernah tidak kalian membayangkan jika tidak ada energi listrik di sekitar kita? Tentu akan sangat gelap gulita dan tidak nyaman bukan? Panas ketika siang karena kita tidak dapat menghidupkan AC atau kipas angin walaupun keadaan terang. Akan gelap dan dingin pada saat malam karena tidak ada lampu yang menerangi malam serta tidak dapat menggunakan penghangat ruangan.

Sebenarnya di Indonesia sendiri khususnya di daerah pedesaan atau pelosok pernah mengalami hal ini pada saat tahun 1980-1990an. Kalian bisa menanyakannya pada orang tua kalian yang pernah merasakan masih belum adanya energi listrik dibeberapa daerah yang ada di Indonesia. Bagaimana keadaannya dan apa yang mereka rasakan? Kemana-mana menggunakan obor sebagai penerang jalan dan menggunakan teplak dan ting semacam lilin besar yang dimasukkan ke dalam toples dan minyak tanah sebagai bahan bakar utamanya untuk menerangi seisi rumah.

Pada saat malam hari mulai datang, seketika kampung akan dipenuhi dengan cahaya kecil dengan warna orange yang  sangat khas sekali dengan nyala apinya. Menurut informasi, pada saat itu harga minyak tanah masih murah karena memang merupakan bahan bakar utama yang digunakan untuk penerangan lampu.

Kebutuhan akan energi listrik memang memiliki peran yang sangat besar dalam hidup kita. Pada saat ini bisa dikatakan energi listrik sendiri menjadi sumber energi utama dalam setiap kegiatan manusia baik dalam hal rumah tangga ataupun dalam suatu industri. Di tambah lagi semua teknologi yang ada pada saat ini semuanya membutuhkan energi listrik mulai dari peralatan dapur yang biasa di pakai ibu kita dirumah hingga mesin pabrik industri yang cukup besar juga menggunakannya untuk keperluan produksi.

Sebenarnya tahu nggak sih kalian bagaimana proses terjadinya energi listrik. Yuk kita bahas proses terjadinya energi listrik di bawah ini.

Proses Terjadinya Perubahan Energi Kinetik menjadi Energi Listrik

Biasanya energi listrik ini diperoleh dari energi kinetik melalui generator atau turbin yang kemudian berubah menjadi energi listrik. Untuk proses terjadinya perubahan energi kinetik menjadi energi listrik. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Disini kita ambil contoh saja dari perubahan energi gerak menjadi energi listrik dengan tenaga air dan angin. Begini prosesnya.

  • Pertama, kita membutuhkan kincir atau turbin yang akan digerakkan atau diputar oleh air, kemudian kincir yang bergerak ini harus kita hubungkan ke generator yang nantinya generator yang akan mengubah energi gerak atau energi kinetik sehingga menghasilkan energi listrik.
  • Selain air, angin juga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Misalnya di negeri kincir angin Belanda yang sudah mengaplikasinya pembangkit listrik tenaga angin ini. Prosesnya sama mereka menggunakan generator untuk mengubah energi kinetik dari kincir angin yang bergerak sehingga menjadi energi listrik.

Sekarang sudah paham kan gimana proses terjadinya energi kinetik menjadi energi listrik? Nah, berikutnya akan kita bahas mengenai beberapa sumber yang dapat digunakan sebagai sumber utama pembangkit listrik. Sampahpun ternyata juga bisa loh teman-teman. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Sumber Utama Energi Listrik yang Wajib Kamu Ketahui

  1. .Sumber Energi Angin

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, salah satu sumber energi listrik yang dapat anda gunakan sebagai pembangkit lsitrik adalah angin. Nah, untuk memanfaatkan angin ini kita tidak perlu menggunakan bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik.

Untuk menggunakan angin sebagai pembangkit listrik kita membutuhkan alat penggerak seperti  kincir angin agar angin bisa bergerak kencang dan menciptakan energi kinetik yang nantinya akan berubah menjadi energi listrik.

  1. Air

Selain, angin sumber daya alam yang juga dapat menjadi pembangkit listrik selanjutnya adalah air. Mungkin kita lebih mengenal ini sebagai energi bendungan karena memang kinerja pembangkit listrik tenaga air ini membutuhkan bendungan sebagai penggeraknya.

Namun, pembangkit listrik ini cukup berisiko karena bisa terjadi banjir dan pada saat musim kemarau angin tidak bisa lagi memutar turbinnya.

  1. Panas Bumi

Sumber energi listrik yang berikutnya berasal dari panas bumi yang tak akan pernah ada habisnya. Berbeda dengan minyak bumi dan batu bara yang termasuk dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Sayangnya tidak banyak tempat yang bisa dibangun untuk bisa menghasilkan energi listrik dari sumber yang satu ini.

  1. Tenaga Surya

Tenaga surya juga dapat digunakan sebagai energi listrik yang berikutnya. Ini juga merupakan energi yang tidak terbatas yang bisa digunakan sebagai sumber tenaga listrik. namun, yang menjaid penghalang dan hambatan dari sumber ini adalah faktor cuaca yang tidak selamanya panas. Selain itu juga reaktor yang digunakan dan dibangun juga cukup mahal biayanya.

  1. Energi Gelombang

Gelombang laut yang pasang juga dapat dijadikan sebagai sumber tenaga listrik loh. Penggunaannya tidak akan merusak alam, namun untuk bisa memanfaatkannya akan membutuhkan anggaran dan biaya yang cukup besar untuk membangun reaktornya. Selain itu, hambatan yang lainnya juga ada pada kecepatan ombak yang tidak stabil di setiap waktu.

  1. Minyak

Kalau jaman dahulu orang tua kita menggunakan minyak tanah untuk bahan bakar teplak sebagai lampu penerangan. Ternyata minyak ini juga bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar pada pembangkit listrik yang besar seperti PLTD atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel. Pembangkit listrik ini banyak ditemukan di Indonesia.

Hanya saja kendala dari sumber energi listrik yang satu ini adalah asap yang dihasilkan menyebabkan polusi udara dan juga minyak merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Maka, dari itu pada saat ini pemerintah Indonesia masih mencari alternatif sumber listrik yang lainnya.

  1. Nuklir

Energi listrik yang bersumber dari nuklir pada saat ini masih menjadi sumber energi yang paling banyak digunakan dan dikembangkan oleh manusia. Hal ini karena nuklir dapat mengekstrak lebih banyak panas dan listrik jika dibandingkan dengan sumber daya alam yang lainnya. Bayangkan saja dengan menggunakan 1 Kg Uranium saja kita bisa menggunakan lampu paling sedikit selama 180 tahun. Sangat fantastis sekali bukan?

Namun, walaupun demikian nuklir juga memiliki sisi positif dan negatif sebagai sumber energi listrik, karena jika sampai mengalami kecelakaan atau kebocoran dari reaktor nuklir maka akan menjadi bencana besar akibat radio aktif yang bisa membunuh umat manusia di bumi ini. Serem juga ya? Oleh karena dibutuhkan perhatian yang benar-benar serius untuk menggunakan nuklir ini.

  1. Biomassa

Nah, ini nih sumber energi listrik yang sekarang tengah dikembangkan oleh PLN. Jadi, biomassa sendiri merupakan bahan organik yang berasal dari fotosintesis, baik dari suatu produk atau buangan seperti sampah. Misalnya pepohonan, ubi, sampah pertanian, rumput, limbah hutan, tinja dan kotoran ternak. Semua itu ternyata bisa digunakan sebagai biomassa sebagai sumber energi listrik loh. Sangat menarik sekali bukan? Sampah pun bisa menjadi sumber energi listrik.

Itu dia beberapa sumber energi listrik yang dapat kami sampaikan. Sekarang sudah paham kan darimana penerangan lampu-lampu dirumah kamu berasal? Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih.